LAPORAN PRAKTIKUM 3
PENGANTAR TEKNOLOGI
INFORMASI
MANAJEMEN PRESENTASI
DOKUMEN DENGAN
MICROSOFT POWERPOINT
Disusun oleh :
Kiagus Riza
Rachmadi
18330104
PROGRAM STUDI
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS
JANABADRA
YOGYAKARTA
2018
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Microsoft Power
Point adalah program presentasi yang dibuat oleh Robert Gaskins dan Dennis
Austin di sebuah perusahaan perangkat lunak bernama Forethought, Inc. dirilis
pada 20 April 1987 yang awalnya hanya untuk komputer Macintosh. Microsoft
mengakuisisi PowerPoint seharga $14 juta tiga bulan setelah rilis. Hal ini
merupakan akuisisi signifikan pertama oleh Microsoft, kemudian mendirikan unit
bisnis baru untuk PowerPoint di Silicon Valley dimana perusahaan Forethought
berada.
PowerPoint menjadi
komponen dari Microsoft Office suite, pertama kali ditawarkan pada tahun 1989
untuk Macintosh dan pada tahun 1990 untuk Windows, yang sepaket dengan beberapa
aplikasi Microsoft. Dimulai dengan PowerPoint 4.0 (1994), PowerPoint
diintegrasikan ke dalam pengembangan Microsoft Office dan mengadopsi komponen
umum serta antarmuka yang konvergen.
1.2. Tujuan Praktikum
1. Mahasiswa
diharapkan dapat memahami cara penggunaan Microsoft PowerPoint.
2. Mahasiswa
diharapkan dapat memahami penggunaan Microsoft Office serta berbagai gabungan media
sosial.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Persiapan Praktikum
2.1.1. Perangkat Keras
Perangkat
Keras (Hardware) yang harus
dipersiapkan yaitu :
1.
Buku
Modul Praktikum
2.
Laptop/PC
3.
Monitor
4.
Keyboard
5.
Mouse
2.1.2. Perangkat Lunak
Perangkat
Lunak (Software) yang harus
dipersiapkan yaitu :
1.
Microsoft
Office PowerPoint 2007 atau versi terbaru.
2.2. Dasar Teori
Microsoft PowerPoint
atau Microsoft Office PowerPoint adalah sebuah program aplikasi yang dipakai untuk
merancang bahan presentasi dalam bentuk slide.
Dengan bantuan software ini, seseorang mampu merancang dan membuat presentasi
secara mudah, cepat, sera dengan tampilan yang menarik dan profesional. Pada
umumnya, aplikasi ini dirancang hanya untuk sistem operasi Macintosh dan
Windows. Namun, adanya aplikasi sejenis yang mampu berjalan di sistem Linux
yaitu Openoffice Impress.
Microsoft PowerPoint
biasanya banyak digunakan oleh kalangan perkantoran seperti pebisnis, para
pendidik, peneliti, siswa maupun trainer.
PowerPoint 2013 memiliki User Interface
(UI) yang disempurnakan dari tampilan
(UI) power point pada versi 2007 dan
versi 2010. Menu dan toolbar dalam power point 2013 disebut
dengan Ribbon. Power Point, seperti halnya perangkat lunak pengolah presentasi
lainnya, objek teks, grafik, video, suara dan objek-objek lainnya diposisikan
dalam beberapa halaman individual yang disebut dengan “slide”. Istilah slide dalam
power point ini memiliki analogi yang sama dengan slide dalam proyektor biasa. Setiap slide dapat dicetak atau ditampilkan dalam layar dan dapat
dinavigasikan melalui perintah dari presenter. Slide dapat berbentuk dasar webcast
(sebuah siaran di World Wide Web).
PowerPoint 2013 dapat menyimpan presentasi dalam format berikut *.pptx (versi
2010 dan 2013), *.ppt (semua versi PowerPoint), *.pps (semua versi PowerPoint),
*potx (versi 2010 dan 2013), dan lain-lain.
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIKUM
3.1. Menjalankan Microsoft PowerPoint
Untuk
memulai menjalankan aplikasi Microsoft Excel dapat dilakukan dengan cara
berikut :
1. Dengan
cara double-klik shortcut icon Excel 2013 pada desktop.
2. Dengan
cara menekan tombol ⊞ Win + R untuk
mejalankan Run Dialog Box -- ketik
perintah “powerpnt” -- klik tombol OK.
3. Dengan
cara klik tombol Start/Windows yang berada pada ujung sebelah kiri bawah -- pilih All Programs -- pilih Microsoft
Office (dalam hal ini Microsoft Office 2013) -- pilih PowerPoint 2013.
Gambar 3.1.1 Menjalankan Microsoft PowerPoint
3.2. Memulai Lembar Kerja Baru
Langkah-langkah
untuk membuat lembar kerja baru dengan klik Tab Menu File -- New -- Blank
Presentation.
Gambar 3.2.1 Membuat lembar kerja baru
3.3. Menambahkan Slide Baru
Untuk
menambahkan slide dapat dilakukan dengan cara klik Tab Menu Home -- Pada Ribbon Slides, klik New Slide -- kemudian pilih layout
yang diinginkan.
Gambar 3.3.1 Menambahkan slide baru
3.4. Mengganti Layout Slide
Untuk
mengganti layout pada sebuah slide
dengan cara klik Tab Menu Home -- Pada Ribbon
Slides, klik Layout -- kemudian
pilih layout yang diinginkan.
Gambar 3.4.1 Mengganti layout pada sebuah slide
Fungsi
masing-masing layout :
- Title Slide : Biasanya digunakan pada awal slide dimana tujuannya yaitu untuk menampilkan judul presentasi yang akan disampaikan.
- Title and Content : Digunakan untuk mempresentasikan antar judul dan suatu konten yang dapat memperjelas judul tersebut, dapat berupa gambar, grafik, tabel, video, maupun kata-kata.
- Section Header : Biasanya digunakan sebagai isi lanjutan dari slide sebelumnya.
- Two Content : Menyajikan dua isi materi yang berbeda.
- Comparison : Membandingkan dua buah topik/materi yang dipresentasikan.
- Title Only : Untuk mempresentasikan judul.
- Blank : Memberi slide kosong sehingga pengguna dapat memodifikasi sesuai keinginannya.
- Content with Caption : Mempresentasikan isi dengan captionnya.
- Picture with Caption : Mempresentasikan gambar dengan penjelasannya.
3.5. Mengganti Background Style
Background style untuk setiap slide
dapat diganti menggunakan gambar maupun tema yang disediakan oleh PowerPoint
itu sendiri. Untuk mengganti background dengan menggunakan tema, dapat
dilakukan dengan cara klik Tab Menu Design
à klik kanan
pada tema yang ingin digunakan à klik Apply to All Slides untuk
menggunakan tema pada seluruh slide atau klik Apply to Selected Slides untuk
menggunakan tema hanya pada slide yang dipilih.
Gambar 3.5.1 Mengganti background style slide
3.6. Mengatur Perpindahan Slide
Untuk mengatur perpindahan slide dapat dilakukan dengan
cara klik slide yang diinginkan -- klik Tab Menu Transitions -- pilih efek yang diinginkan -- atur suara ketika slide akan tampil serta durasi animasi
tampilan slide tersebut.
Gambar 3.6.1 Efek transisi saat slide ditampilkan
3.7. Mengatur Custom Animations
Memberikan efek animasi pada setiap slide bertujuan agar
presentasi menjadi menarik. Animasi dapat diaplikasikan kepada masing-masing
konten maupun tiap kata/huruf. Untuk menggunakan efek animasi, klik Tab Menu Animations -- Klik konten yang akan ditambahkan efek animasi, misalnya
Title maupun Content -- klik dropdown Add
Animation pada Ribbon Advanced
Animation -- pilih animasi yang diinginkan, setelah itu pada Ribbon Timing dapat diatur kapan animasi
berjalan (on click : saat klik kiri
mouse; with previous : bersamaan
dengan animasi sebelumnya; after
previous : setelah animasi sebelumnya), berapa lama durasi animasinya, atau
mengundur waktu animasi tersebut.
Gambar 3.7.1 Menambahkan custom animation
Untuk
pengaturan efek animasi yang lebih detail, dapat dilakukan dengan klik Animation Pane pada Ribbon Advanced Animation sehingga akan muncul
tab di sebelah kanan slide -- klik kanan animasi yang diinginkan -- pilih Effect
Options -- atur sesuai keinginan.
Gambar 3.7.2 Menyisipkan efek sound pada animasi
3.8. Menyisipkan Hyperlink
Hyperlink dapat digunakan sebagai pemintas ke file diluar
power point atau slide lain di dalam lembar kerja yang sama. Caranya yaitu buat
objek berupa text, shape maupun gambar -- klik kanan pada objek tersebut -- klik Hyperlink, maka akan muncul sebuah window. Kemudian
klik Place in This Document pada
bagian Link to: -- pilih slide yang akan dijadikan tujuan hyperlink -- klik OK.
Gambar 3.8.1 Menyisipkan hyperlink
BAB IV
TUGAS
1. Buatlah
sebuah presentasi sederhana dengan pengaturan sebagai berikut :
- Gunakan fasilitas presentasi baru yang masih kosong.
- Buatlah lima buah slide dengan isi sesuai modul.
- Simpan dengan nama “Praktikum-3.pptx”.
- Beri Background Slide dengan warna Solid, warna Gradien, atau menyisipkan media ClipArt sebagai pengganti background.
- Gunakan efek animasi yang berbeda pada setiap slide, baik dalam kalimat maupun kemunculan slide tersebut.
- Tambahkan Custom Animation untuk melengkapi efek animasi dengan memodifikasi efek animasi slide serta mengatur durasi tampilan slide.
- Gunakan efek perpindahan slide serta sisipkan file suara (sound) dalam slide presentasi.
Gambar 4.1 Slide 1
Gambar 4.2 Slide 2
Gambar 4.3 Slide 3
Gambar 4.4 Slide 4
Gambar 4.5 Slide 5
BAB V
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan
hasil praktikum, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
- Pemilihan layout untuk setiap slide memiliki fungsinya masing-masing sehingga pengguna mudah memodifikasi bahan presentasinya.
- Pilihan background style untuk masing-masing slide berfungsi agar presentasinya terlihat lebih menarik dan lebih profesional. Pilihan background pada power point dapat berupa :
a. Tema
b. Gradien
warna atau warna tunggal
c. Clipart
atau gambar.
- Efek transisi dan animasi slide memberikan kesan presentasi yang lebih hidup sehingga audience atau peserta presentasi tidak merasa bosan.
- Tautan hyperlink perlu digunakan sehingga peserta dapat mengambil referensi dari sumber aslinya.
5.2. Saran
Dalam
hal ini saya tidak ingin memberikan saran apapun, karena materi untuk modul ini
sudah cukup untuk diaplikasikan di lingkungan perkantoran/bisnis.















No comments:
Post a Comment
Silahkan berikan komentar sesuai dengan isi artikel dalam blog ini.
Terima Kasih