Praktikum Membuat Blog yang Mudah dan Praktis

Wednesday, December 5, 2018

PRAKTIKUM 3 - MANAJEMEN PRESENTASI DOKUMEN DENGAN MICROSOFT POWERPOINT



LAPORAN PRAKTIKUM 3
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

MANAJEMEN PRESENTASI DOKUMEN DENGAN
MICROSOFT POWERPOINT




Disusun oleh :
Kiagus Riza Rachmadi
18330104


PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS JANABADRA
YOGYAKARTA
2018




BAB I

PENDAHULUAN

1.1.   Latar Belakang

Microsoft Power Point adalah program presentasi yang dibuat oleh Robert Gaskins dan Dennis Austin di sebuah perusahaan perangkat lunak bernama Forethought, Inc. dirilis pada 20 April 1987 yang awalnya hanya untuk komputer Macintosh. Microsoft mengakuisisi PowerPoint seharga $14 juta tiga bulan setelah rilis. Hal ini merupakan akuisisi signifikan pertama oleh Microsoft, kemudian mendirikan unit bisnis baru untuk PowerPoint di Silicon Valley dimana perusahaan Forethought berada.
PowerPoint menjadi komponen dari Microsoft Office suite, pertama kali ditawarkan pada tahun 1989 untuk Macintosh dan pada tahun 1990 untuk Windows, yang sepaket dengan beberapa aplikasi Microsoft. Dimulai dengan PowerPoint 4.0 (1994), PowerPoint diintegrasikan ke dalam pengembangan Microsoft Office dan mengadopsi komponen umum serta antarmuka yang konvergen.

1.2.   Tujuan Praktikum

1.  Mahasiswa diharapkan dapat memahami cara penggunaan Microsoft PowerPoint.
2. Mahasiswa diharapkan dapat memahami penggunaan Microsoft Office serta berbagai gabungan media sosial.




BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1.  Persiapan Praktikum

2.1.1.   Perangkat Keras

Perangkat Keras (Hardware) yang harus dipersiapkan yaitu :
1.      Buku Modul Praktikum
2.      Laptop/PC
3.      Monitor
4.      Keyboard
5.      Mouse

2.1.2.   Perangkat Lunak

Perangkat Lunak (Software) yang harus dipersiapkan yaitu :
1.      Microsoft Office PowerPoint 2007 atau versi terbaru.

2.2.  Dasar Teori

Microsoft PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint adalah sebuah program aplikasi yang dipakai untuk merancang bahan presentasi dalam bentuk slide. Dengan bantuan software ini, seseorang mampu merancang dan membuat presentasi secara mudah, cepat, sera dengan tampilan yang menarik dan profesional. Pada umumnya, aplikasi ini dirancang hanya untuk sistem operasi Macintosh dan Windows. Namun, adanya aplikasi sejenis yang mampu berjalan di sistem Linux yaitu Openoffice Impress.

Microsoft PowerPoint biasanya banyak digunakan oleh kalangan perkantoran seperti pebisnis, para pendidik, peneliti, siswa maupun trainer. PowerPoint 2013 memiliki User Interface (UI) yang disempurnakan dari tampilan (UI) power point pada versi 2007 dan versi 2010. Menu dan toolbar dalam power point 2013 disebut dengan Ribbon. Power Point, seperti halnya perangkat lunak pengolah presentasi lainnya, objek teks, grafik, video, suara dan objek-objek lainnya diposisikan dalam beberapa halaman individual yang disebut dengan “slide”. Istilah slide dalam power point ini memiliki analogi yang sama dengan slide dalam proyektor biasa. Setiap slide dapat dicetak atau ditampilkan dalam layar dan dapat dinavigasikan melalui perintah dari presenter. Slide dapat berbentuk dasar webcast (sebuah siaran di World Wide Web). PowerPoint 2013 dapat menyimpan presentasi dalam format berikut *.pptx (versi 2010 dan 2013), *.ppt (semua versi PowerPoint), *.pps (semua versi PowerPoint), *potx (versi 2010 dan 2013), dan lain-lain.



BAB III

PELAKSANAAN PRAKTIKUM

3.1.   Menjalankan Microsoft PowerPoint

Untuk memulai menjalankan aplikasi Microsoft Excel dapat dilakukan dengan cara berikut :
1.    Dengan cara double-klik shortcut icon Excel 2013 pada desktop.
2.   Dengan cara menekan tombol Win  + R untuk mejalankan Run Dialog Box -- ketik perintah “powerpnt” -- klik tombol OK.
3.    Dengan cara klik tombol Start/Windows yang berada pada ujung sebelah kiri bawah -- pilih All Programs -- pilih Microsoft Office (dalam hal ini Microsoft Office 2013) -- pilih PowerPoint 2013.

 
Gambar 3.1.1 Menjalankan Microsoft PowerPoint



3.2.   Memulai Lembar Kerja Baru

Langkah-langkah untuk membuat lembar kerja baru dengan klik Tab Menu File -- New -- Blank Presentation.

 
Gambar 3.2.1 Membuat lembar kerja baru

3.3.   Menambahkan Slide Baru

Untuk menambahkan slide dapat dilakukan dengan cara klik Tab Menu Home -- Pada Ribbon Slides, klik New Slide -- kemudian pilih layout yang diinginkan.

 
Gambar 3.3.1 Menambahkan slide baru

3.4.   Mengganti Layout Slide

Untuk mengganti layout pada sebuah slide dengan cara klik Tab Menu Home -- Pada Ribbon Slides, klik Layout -- kemudian pilih layout yang diinginkan.

 
Gambar 3.4.1 Mengganti layout pada sebuah slide

Fungsi masing-masing layout :

  • Title Slide : Biasanya digunakan pada awal slide dimana tujuannya yaitu untuk menampilkan judul presentasi yang akan disampaikan.
  • Title and Content : Digunakan untuk mempresentasikan antar judul  dan suatu konten yang dapat memperjelas judul tersebut, dapat berupa gambar, grafik, tabel, video, maupun kata-kata. 
  • Section Header :  Biasanya digunakan sebagai isi lanjutan dari slide sebelumnya.
  • Two Content : Menyajikan dua isi materi yang berbeda.
  • Comparison : Membandingkan dua buah topik/materi yang dipresentasikan.
  • Title Only : Untuk mempresentasikan judul.
  • Blank : Memberi slide kosong sehingga pengguna dapat memodifikasi sesuai keinginannya.
  • Content with Caption : Mempresentasikan isi dengan captionnya.
  • Picture with Caption : Mempresentasikan gambar dengan penjelasannya.


3.5.   Mengganti Background Style

Background style untuk setiap slide dapat diganti menggunakan gambar maupun tema yang disediakan oleh PowerPoint itu sendiri. Untuk mengganti background dengan menggunakan tema, dapat dilakukan dengan cara klik Tab Menu Design à klik kanan pada tema yang ingin digunakan à klik Apply to All Slides untuk menggunakan tema pada seluruh slide atau klik Apply to Selected Slides untuk menggunakan tema hanya pada slide yang dipilih.

 
Gambar 3.5.1 Mengganti background style slide

3.6.   Mengatur Perpindahan Slide

Untuk mengatur perpindahan slide dapat dilakukan dengan cara klik slide yang diinginkan -- klik Tab Menu Transitions -- pilih efek yang diinginkan -- atur suara ketika slide akan tampil serta durasi animasi tampilan slide tersebut.

 
Gambar 3.6.1 Efek transisi saat slide ditampilkan

3.7.   Mengatur Custom Animations

Memberikan efek animasi pada setiap slide bertujuan agar presentasi menjadi menarik. Animasi dapat diaplikasikan kepada masing-masing konten maupun tiap kata/huruf. Untuk menggunakan efek animasi, klik Tab Menu Animations -- Klik konten yang akan ditambahkan efek animasi, misalnya Title maupun Content -- klik dropdown Add Animation pada Ribbon Advanced Animation -- pilih animasi yang diinginkan, setelah itu pada Ribbon Timing dapat diatur kapan animasi berjalan (on click : saat klik kiri mouse; with previous : bersamaan dengan animasi sebelumnya; after previous : setelah animasi sebelumnya), berapa lama durasi animasinya, atau mengundur waktu animasi tersebut.

 
Gambar 3.7.1 Menambahkan custom animation

Untuk pengaturan efek animasi yang lebih detail, dapat dilakukan dengan klik Animation Pane pada Ribbon Advanced Animation sehingga akan muncul tab di sebelah kanan slide -- klik kanan animasi yang diinginkan -- pilih Effect Options -- atur sesuai keinginan.

 
Gambar 3.7.2 Menyisipkan efek sound pada animasi

3.8.   Menyisipkan Hyperlink

Hyperlink dapat digunakan sebagai pemintas ke file diluar power point atau slide lain di dalam lembar kerja yang sama. Caranya yaitu buat objek berupa text, shape maupun gambar -- klik kanan pada objek tersebut -- klik Hyperlink, maka akan muncul sebuah window. Kemudian klik Place in This Document pada bagian Link to: -- pilih slide yang akan dijadikan tujuan hyperlink -- klik OK.

 
Gambar 3.8.1 Menyisipkan hyperlink




BAB IV

TUGAS

1.  Buatlah sebuah presentasi sederhana dengan pengaturan sebagai berikut :
  • Gunakan fasilitas presentasi baru yang masih kosong.
  • Buatlah lima buah slide dengan isi sesuai modul.
  • Simpan dengan nama “Praktikum-3.pptx”. 
  • Beri Background Slide dengan warna Solid, warna Gradien, atau menyisipkan media ClipArt sebagai pengganti background. 
  • Gunakan efek animasi yang berbeda pada setiap slide, baik dalam kalimat maupun kemunculan slide tersebut. 
  • Tambahkan Custom Animation untuk melengkapi efek animasi dengan memodifikasi efek animasi slide serta mengatur durasi tampilan slide. 
  • Gunakan efek perpindahan slide serta sisipkan file suara (sound) dalam slide presentasi.

Gambar 4.1 Slide 1
Gambar 4.2 Slide 2
Gambar 4.3 Slide 3

Gambar 4.4 Slide 4

Gambar 4.5 Slide 5


BAB V

PENUTUP

5.1.   Kesimpulan

Berdasarkan hasil praktikum, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
  • Pemilihan layout untuk setiap slide memiliki fungsinya masing-masing sehingga pengguna mudah memodifikasi bahan presentasinya.
  • Pilihan background style untuk masing-masing slide berfungsi agar presentasinya terlihat lebih menarik dan lebih profesional. Pilihan background pada power point dapat berupa :
a. Tema
b. Gradien warna atau warna tunggal
c. Clipart atau gambar.
  • Efek transisi dan animasi slide memberikan kesan presentasi yang lebih hidup sehingga audience atau peserta presentasi tidak merasa bosan. 
  • Tautan hyperlink perlu digunakan sehingga peserta dapat mengambil referensi dari sumber aslinya.

5.2.   Saran

Dalam hal ini saya tidak ingin memberikan saran apapun, karena materi untuk modul ini sudah cukup untuk diaplikasikan di lingkungan perkantoran/bisnis.


No comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar sesuai dengan isi artikel dalam blog ini.
Terima Kasih